Integrasi Capaian Pembelajaran berbasis Ekoteologi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk Fase C (Kelas 5–6) bertujuan menyatukan pemahaman keagamaan Islam dengan kesadaran serta aksi pelestarian lingkungan.
Mengaitkan ayat-ayat kauniyah (tanda-tanda kebesaran Allah di alam) dan hadis dengan pemahaman serta tindakan nyata dalam menjaga alam.
Materi Integrasi:
Ayat kauniyah & Tadabbur kontekstual
QS. Al-A'raf: 56
Hadis: menanam pohon dan menghemat air
Indikator Pencapaian:
Peserta didik mampu menjelaskan isi kandungan QS. Al-A'raf: 56 tentang larangan membuat kerusakan di bumi.
Peserta didik dapat mengidentifikasi fenomena lingkungan sekitar sebagai bentuk tadabbur ayat kauniyah.
Peserta didik mampu meneladani hadis Nabi dengan mempraktikkan penanaman pohon atau hemat air di lingkungan sekolah/rumah.
Menumbuhkan rasa cinta kepada Allah melalui pengenalan sifat-sifat-Nya yang tercermin dari keindahan dan keteraturan ciptaan-Nya.
Materi Integrasi:
Cinta kepada Allah melalui ciptaan-Nya
Asmaul Husna: Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Khaliq
Merawat alam sebagai bentuk syukur serta ibadah
Indikator Pencapaian:
Peserta didik dapat menjelaskan keterkaitan nama Allah (Al-Khaliq, Ar-Rahman, Ar-Rahim) dengan kewajiban merawat makhluk ciptaan-Nya.
Peserta didik mampu menunjukkan sikap bersyukur atas alam ciptaan Allah melalui tindakan perawatan lingkungan harian.
Peserta didik dapat mengartikan kegiatan menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah.
Mewujudkan akhlak terpuji terhadap alam (Akhlaik lil 'Alam) melalui aksi nyata dan kepedulian terhadap bumi.
Materi Integrasi:
Akhlaik lil 'Alam
Aksi ekologis
Kampanye peduli bumi
Indikator Pencapaian:
Peserta didik dapat merancang dan terlibat aktif dalam aksi ekologis sederhana (seperti pemilahan sampah atau kerja bakti lingkungan).
Peserta didik mampu membuat media kampanye peduli bumi (poster, slogan, atau ajakan lisan) untuk mengajak teman sebaya menjaga lingkungan dan wilayah perairan/danau.
Menerapkan kebiasaan fikih ekologis (Fiqh al-Bi'ah) yang berfokus pada kebersihan, efisiensi sumber daya, dan kelestarian alam.
Materi Integrasi:
Thaharah yang dikaitkan dengan menjaga sumber air
Tidak membuang limbah sembarangan
Efisiensi dan kelestarian dalam ibadah
Indikator Pencapaian:
Peserta didik mampu mempraktikkan tata cara thaharah (wudu/mandi) secara hemat air dan efisien tanpa berlebih-lebihan (israf).
Peserta didik dapat mengidentifikasi dampak buruk membuang sampah/limbah sembarangan terhadap kebersihan air dan lingkungan sekitar.
Peserta didik mampu menunjukkan perilaku konsisten dalam menjaga kebersihan fasilitas bersuci dan lingkungan perairan setempat.